Minggu, 07 Januari 2024

Makalah Materi Kalimat

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.         Latar Belakang

          Manusia dalam berkomunikasi menggunakan dua cara yaitu lisan dan tertulis. Walaupun kitamengenal cara-cara lain seperti isyarat, gerak, dan simbol-simbol, namun cara yang palingefektif dalam berkomunikasi sehari-hari manusia normal adalah dengan cara lisan maupuntertulis. Hakikatya seseorang menulis adalah untuk menuangkan sebuah gagasan, fakta, sikap,maupun isi pikiran yang ada di benaknya. Gagasan, fakta, sikap, maupun isi pikiran tersebutditulis dengan jelas dan utuh sehingga pembaca dapat memahaminya dengan jelas.

          Tujuanditulisnya gagasan,  fakta,  sikap, maupun isi  pikiran tersebut juga  agar   gagasan itu dapatbertahan bertahan lama dan mempunyai bukti otentik, bahwa kita pernah menulis. Hal inisesuai dengan kelebihan dari bahasa tertulis yaitu mempunyai bukti otentik yang kuat.Untuk dapat membuat sebuah tulisan yang menarik, perlu kita memahami terlebih dahulubagaimana   cara   penulisan   kalimat   yang   efektif.   Karena   sebuah   tulisan   yang   baik   tidakterlepas   dari   sebuah   kalimat   yang   membangun   tulisan   tersebut.   kalimat   yang   baik   akanmenghasilkan paragraf yang baik, pargraf yang baik dan padu akan menghasilkan sebuahtulisan yang baik serta enak dibaca

 

B.         Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, maka permasalahan yang akan diidentifikasi dalam makalah ini yaitu :

1.        Apa itu Kalimat ?

2.        Ada berapa ciri-ciri kalimat ?

3.        Apa saja unsur-unsur yang ada pada kalimat ?

4.        Apaitustrukturkalimat ?

5.        Apaitujenis-jeniskalimat ?

C.         Tujuan

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :

1.        Mengetahuiapaitukalimat

2.        Untukmengetahuiciri-cirikalimat

3.        Untukmengetahuiunsur yang adapadakalimat

4.        Untukmengetahuistrukturkalimat

5.        Untukmengetahuijenis-jeniskalimat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.         Pengertian Kalimat

          Kalimat adalah suatu satuan bahasa yang wujudnya bisa beberapa kata yang sengaja disusun untuk menyatakan suatu makna yang lengkap. Kalimat memiliki beberapa kata sekaligus. Ada kalimat yang memiliki jumlah kata sedikit, ada juga kalimat yang memiliki jumlah kata yang banyak. Hal ini tergantung dengan jenis kalimatnya. Dua kata bisa disebut sebagai kalimat, asalkan memenuhi syarat atau ciri-ciri kalimat.

          Kalimat juga merupakan sesuatu yang dibuat sesuai kebutuhan. Misalnya saat menulis, kamu tidak bisa dipaksa untuk menulis semua kalimat dengan jenis yang sama atau jumlah yang sama. Kalimat juga dalam wujud lisan diucapkan dengan suara naik turun, dan keras lembut,disela jeda dan diakhiri dengan sebuah intonasi   akhir.

Dalam wujud tulisan berhuruf latin kalimat dimulai dengan sebuah huruf kapital dan diakhiri dengan sebuah tanda titik (.), tanda tanya (?), dan tanda seru (!).

Selain itu,beberapa pengertian kalimat menurut para ahli sebagai berikut :

1.        Menurut Kridalaksana, kalimat adalah satuan bahasa yang bisa berdiri sendiri. Ada pola intonasi yang ada di dalam suatu kalimat, juga berwujud sebagai klausa baik itu secara potensial maupun secara aktual. Inilah mengapa salah satu ciri-ciri kalimat adalah memiliki klausa. Kridalaksana juga menganggap bahwa kalimat juga merupakan satuan proposisi. Klausa-klausa di dalamnya setidaknya membentuk satu kesatuan bebas. Bisa itu suatu berita, perintah, seruan, dan lain sebagainya.

2.        Menurut Slametmuljana, kalimat adalah kumpulan kata-kata yang disusun dengan sistem bahasa yang bersangkutan. Keseluruhan kata yang dipakai bersifat melagu. Ada beberapa kata yang digunakan untuk menyusun suatu kalimat.

3.        Menurut Dardjowidojo (1988), kalimat adalah bagian terkecil dalam satu kesatuan teks. Kalimat juga merupakan sebuah ujaran yang dibuat untuk menyatakan pikiran dengan keterbatasan. Terbatas, karena merupakan bagian terkecil saja dalam suatu teks.

Dari penjelasan diatas maka dapat diambil kesimpulan kalimat merupakan bagian terkecil dari teks, kumpulan kata, dan satuan bahasa yang disusun dengan klausa.

 

B.         Ciri – Ciri Kalimat

Kalimat bisa disebut sebagai kalimat jika memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :

1.        Memiliki lebih dari satu klausa.

2.        Diawali dengan huruf besar.

3.        Diakhiri dengan tanda baca.

4.        Setidaknya ada subjek dan predikat.

5.        Berwujud satu ide dengan makna utuh.

 

C.         Unsur Kalimat

Suatu kalimat terdiri atas beberapa unsur pembentuk kalimat. Kalimat sendiri setidaknya terdiri atas unsur subjek dan predikat.

Unsur-unsur kalimat sebagai berikut :

1.        Subjek

       Unsur yang pertama adalah subjek. Menurut KBBI, Subjek adalah penanda yang digunakan pembicara atau penulis dalam membuat kalimat. Bisa dikatakan, subjek adalah pokok kalimat. Subjek bisa berwujud kata benda, frasa, atau kata kerja meskipun jarang.

       Contoh : Gina adalah teman kami.

 

 

2.        Predikat

       Menurut KBBI, predikat adalah bagian dari kalimat yang digunakan sebagai penanda dari apa yang ada dalam subjek. Bisa dikatakan, predikat adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan subjek. Jenisnya ada banyak, predikat bisa berupa frasa kalimat, kata benda, kata sifat, frasa preposisi, frasa numeral, dan lainnya.

       Contoh : Merokok membahayakan kesehatan.

3.        Objek

       Objek adalah sesuatu yang menjadi sasaran dari subjek. Dalam kalimat aktif, objek diletakkan setelah subjek. Namun dalam kalimat pasif, objek diletakkan sebelum subjek. Objek bisa berupa kata benda maupun frasa nomina.

       Contoh : Universitas Muhammadiyah Bangka belitung mengadakan langkah-langkah pelestarian alam disekitar kampus.

4.        Pelengkap

       Unsur ini bersifat opsional untuk digunakan. Jika digunakan, maka pelengkap ini bisa dimanfaatkan untuk memberi keterangan dari kata-kata sebelumnya.

       Contoh : Ibu Sri Amabarsari menugasi mahasiswa membuat makalah.

5.        Keterangan

       Keterangan adalah sebuah kalimat yang memiliki tujuan untuk memperjelas kalimat.  Fungsi unsur ini untuk meluaskan makna, bisa juga menjadi pembatas antara makna predikat dan makna subjek.  Contoh : Kami akan praktik lapangan hari ini ke hutan.

 

 

 

 

 

 

D.         Struktur Kalimat

Struktur kalimat merupakan rangkaian kata yang disusun dari unsur-unsur kalimat. Struktur kalimat terdiri dari satu subjek dan predikat. Berikut contoh dari beberapa macam struktur kalimat sebagai berikut :

1.      Contoh struktur kalimat Subjek-Predikat:

-          Ayah sedang pergi.

-          Mutiara memasak.

2.      Contoh struktur kalimat Subjek-Predikat-Objek:

-          Pindia makan mie ayam.

-          Dian bermain bulu tangkis.

-          Contoh struktur kalimat Subjek-Predikat-Pelengkap:

-          Depina makan dengan terburu-buru.

-          Afdan pergi dengan sepeda.

3.      Contoh struktur kalimat Subjek-Predikat-Objek-Keterangan:

-          Dhila makan bakso di warung.

-          Wahyuda bermain bulu tangkis di lapangan.

 

E.       Jenis Kalimat

Jenis-jenis kalimat sebagai berikut :

1.        Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Isi

Jika berbicara tentang jenis kalimat berdasarkan isinya, ada tiga kalimat yang harus dipahami. Ketiga kalimat tersebut adalah kalimat seruan atau perintah, kalimat tanya, dan kalimat berita. Penjelasan dari ketiga jenis kalimat tersebut adalah sebagai berikut.

a.       Kalimat Perintah (Kalimat Imperatif)

Kalimat perintah adalah kalimat yang digunakan untuk menghimbau, mengajak, atau menyuruh orang melakukan sesuatu. Kalimat perintah bisa dibuat dalam dialog. Selain itu, kalimat perintah juga bisa berarti percakapan dengan intonasi yang tinggi. Ciri-ciri dari kalimat perintah adalah berisi perintah,intonasinya perintah,tanggapannya bentuk perbuatan (tindakan), dan diakhiri dengan tanda seru (!).

Contoh : Ayo kita berangkat sekarang !

b.      Kalimat Tanya (Kalimat Interogatif)

Kalimat tanya adalah kalimat yang berfungsi untuk mencari tahu tentang suatu informasi atau jawaban dari respon lawan bicara. Ciri-ciri dari kalimat ini diantaranya : berisi pertanyaan,tanggapannya berupa jawaban,dalam ragam tulis, dan diakhiri dengan tanda tanya (?). Harus diawali dengan salah satu dari 5W + 1H, yakni siapa, berapa, kapan, di mana, mengapa, dan apa.

Contoh : Apa yang sedang kamu lakukan ?

c.         Kalimat Berita (Kalimat Deklaratif)

Kalimat   berita   adalah   kalimat   yang   berfungsi   untuk   menyampaikan   informasi   ataupernyataan.   Ciri-ciri   dari   jenis   kalimat   berita,   di   antaranya : berisi   informasi,intonasinya netral,tulisan diakhiri tanda baca titik (.).

Contoh : Agung sedang mengejar pencuri motor.

2.      Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Jumlah Klausa

Berdasarkan jumlah klausanya, kalimat dibagi menjadi dua jenis. Kedua jenis kalimat tersebut adalah kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Berikut penjelasan jenis kalimat berdasarkan jumlah klausa sebagai berikut :

a.       Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri atas satu klausa atau satu susunan struktur subjek—predikat. Hal yang menjadi tanda bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat tunggal, yaitu dengan adanya satu informasi saja yang didapat dari kalimat tersebut. Kalimat ini hanya memiliki satu klausa saja. Maka dari itu, kalimat tunggal cenderung singkat.

 

 

Contoh kalimat tunggal :

-          Orang itu guru kami. (S – P)

-          Andin sedang membuat surat lamaran. (S – P – O)

b.      Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang jumlah klausanya lebih dari satu. Mudahnya, dalam satu kalimat ini bisa ada beberapa info yang diberikan. Kalaupun itu kalimat deskriptif, maka ada beberapa pekerjaan atau aktivitas yang dijelaskan dalam satu kalimat. Kalimat tunggal ini juga merupakan kalimat   yang   terdiri   minimal   dua   atau   lebih   kalimat   tunggal. Kalimat   majemuk   terbagi   menjadi   dua   jenis,   yaitu   kalimat   majemuk   setara   dan   kalimat majemuk bertingkat.

i.        Kalimat Majemuk Setara adalah kalimat yang memiliki dua klausa yang kedudukannya setara.Jenis kalimatini dapat ditandai dengan   bentuk   konjungsi dan,tetapi,serta,atau,dan sedangkan.

Contoh jenis kalimat majemuk setara :

-          Santi menjahit baju dan Yuli membuat jus.

-          Winda makan soto ayam, tetapi David makan ayam bakar.

ii.        Kalimat Majemuk Bertingkat adalah kalimat yang terdiri atas induk kalimat dan anak kalimatatau istilah lain dalam linguistik adalah klausa utama  dan klausa subordinatif.  Pada jeniskalimat   ini   induk   kalimat   (klausa   utama)   dapat   berdiri   sendiri,   sedangkan   anak   kalimat(klausa subordinatif)  tidak bisa. Oleh  karena itu,  anak kalimat  sangat  bergantung  denganinduk kalimat agar dapat memberikan infronasi yang jelas.

Contoh kalimat majemuk bertingkat :

-          Supriyanto tetap berangkat — (induk kalimat)

-          Meskipun — (konjungsi)

-          Hari telah gelap — (anak kalimat)

-          (Supriyanto tetap berangkat meskipun hari telah gelap)

 

3.        Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Fungsi Subjek

Setelah memahami jenis-jenis kalimat berdasarkan jumlah klausa dan isinya,jeniss-jenis kalimat ini dapat dilihat dari pengucapannya, bahwa jenis kalimat ini dibagi menjadi dua, yaitu kalimat aktif dan kalimat pasif. Berikut penjelasan dari kedua jenis kalimat tersebut.

a.         Kalimat Aktif

       Kalimat aktif adalah kalimat  yang unsur subjeknya  melakukan tindakan. Adapun ciri-ciri yang dari kalimat aktif, yaitu memiliki imbuhan me- atau ber- dan memiliki polakalimat S-P-O atau S-P-O-K. Kalimat aktif juga merupakan kalimat yang menggunakan kata-kata aktif di dalamnya. Misalnya seperti menggunakan kata-kata menulis, membaca, mengulang, dan lain-lainnya.

       Contoh kalimat aktif:Maryam membeli buah-buahan.

b.        Kalimat Pasif

       Kalimat pasif adalah kalimat yang unsur subjeknya diberikan suatu tindakan atau pekerjaan. Imbuhan yang biasanya terdapat dalam kalimat ini, yaitu di-, ter-, ke-an, atau ter-kan. Jenis kalimat ini diikuti oleh kata depan.

       Contoh :Risma diantar oleh Ami.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

 

                        Kalimatmerupakansalahsatubahasakecilnamunterlengkapmaknanyadanmempunyaiinstonasi final dan yang mengakhirinya. SebuahkalimatdalamBahasa Indonesia secarasederhanabiasanyadariduaunsur yang membangunnya, yaituunsuronjek (S) danpredikat (p). Kalimattunggaladalahjikakalimattersebuthanyamemilikisatugagasandanhanyaterdiridarisubjek (S) danpredikta (p).Kalimatefektifadalahkalimat yang menjelaskangagasanpenuliskepadapembacasecarautuhtanpaadakebimbinganataukeraguandalammenafsirlannya.

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kolaborasi Antar Warga Sekolah dalam Mempersiapkan Acara School Play di SD Mutiara Harapan Islamic School Bangka Acara STEAM Fair di SD Muti...